rss_feed

Desa Sumber Jaya

Jl. Sumber Jaya RT 02
Kecamatan Kintap Kabupaten Tanah Laut Provinsi Kalimantan Selatan
Kode Pos 70883

call 08115555781| mail_outline sumberjaya.sbbv@gmail.com

  • NUR HOLID

    Kepala Desa

    Belum Rekam Kehadiran
  • KHAIRUDIN

    Sekretaris Desa

    Hadir di Kantor Desa
  • NURHAIDA

    Kaur Keuangan

    Belum Rekam Kehadiran
  • MARTINAH

    Kaur Umum dan Perencanaan

    Belum Rekam Kehadiran
  • EKO WAHYU WIDODO

    Kasi Pemerintahan

    Belum Rekam Kehadiran
  • SUYANTO

    Kasi Kesejahteraan dan Pelayanan

    Belum Rekam Kehadiran
  • AHMAD PRAYETNO

    Kepala Dusun I

    Belum Rekam Kehadiran
  • AHMAD SALIM

    Kepala Dusun II

    Belum Rekam Kehadiran
  • HASAN BASRI

    Kepala Dusun III

    Belum Rekam Kehadiran
  • HELDA SAFITRI

    STAF KEUANGAN

    Belum Rekam Kehadiran
  • LISA INDRIANI

    STAF KASI PEMERINTAHAN

    Belum Rekam Kehadiran

settings Pengaturan Layar

Dihimbau bagi semua masyarakat Desa Sumber Jaya yang ingin membuat surat menyurat untuk membawa identitas diri berupa Fotocopy KK sebagai syarat mutlak yang bertujuan untuk memvalidasi dan memastikan semua masyarakat datanya sudah ada di desa   I  Pelayanan publik: hari Senin - Kamis pukul 08.00 - 15.00. Jumat 08.00 - 11.00. I
fingerprint
Seruan Cegah Covid-19 Dari Desa

26 Mei 2020 13:34:19 950 Kali

Jumlah pasien positif Covid-19 terus bertambah. Beberapa pakar modeling menyebutkan puncak penyebaran Covid-19 akan terjadi di akhir bulan April atau Mei dan akan menelan korban tidak sedikit, jika tidak ada penanganan secara sistematis dan masif. Artinya kita akan menghadapi masa-masa kritis 2-3 bulan ke depan (dengan catatan: kecepatan penanganan Covid-19 bisa seperti di negara Cina).

Dalam masa-masa kritis tersebut, desa sebagai entitas sosial ekonomi yang akan terpapar parah akibat Covid-19. Mengapa? Setidaknya dua alasan: (1) untuk bertahan hidup, mereka harus keluar rumah dan berinteraksi dengan siapa pun. Sebagian besar warga desa bermata pencaharian sebagai buruh (tani dan lepas), karyawan pabrik, dan pedagang kecil; dan (2) kantong kemiskinan Indonesia tersebar di pedesaan.

Dari latar belakang tersebut, bisa dipastikan mereka tidak akan patuh himbauan social distancing dari pemerintah. Ketidakpatuhan tersebut, bukanlah kehendak mereka, tetapi tuntutan hidup untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga. Sekali lagi, tuntutan untuk bertahan hidup.

Mendesak Dilakukan
 

Kita belum terlambat! Kita bisa hadapi bersama puncak penyebaran Covid-19 tersebut dengan meminimalisir korban Covid-19 sekecil mungkin! Dari desa, kita cegah penyebaran Covid-19. Lalu apa yang bisa kita lakukan? Jawabannya adalah kerja bersama dan berbagi peran antar pemangku kepentingan (stakeholders).

Pemerintah dapat melakukan lima hal: pertama, membuat regulasi agar dana desa (DD) bisa digunakan untuk pengamanan lapisan sosial bawah (kaum miskin) di pedesaan. Pengamanan dapat berupa: kecukupan kebutuhan hidup sehari-hari (kurang lebih 2-3 bulan) dan pemenuhan standar minimal pencegahan Covid-19 (sabun cuci tangan/hand sanitizer dan masker); kedua, memberikan insentif ke kaum miskin desa dalam bentuk Bantuan Langsung Tunai (BLT).

BLT dikhususkan untuk mengurangi beban pengeluaran rumah tangga keluarga miskin, seperti: listrik, gas, dan lain-lain. Program BLT masuk desa ini sebaiknya dikoordinasikan satu pintu; ketiga, bangun dan efektifkan lumbung-lumbung pangan di desa. Lumbung ini berguna untuk menjamin stok pangan 2-3 bulan ke depan.

Juga memastikan ketersediaan stok dan distribusi pangan dan kebutuhan dasar; keempat, membuat regulasi kesehatan terkait kewaspadaan pencegahan, penanganan, jalur distribusi dan ketersediaan alat kesehatan dan pelindung diri dimulai dari garda terdepan (Puskesmas sampai dengan Rumah Sakit); dan kelima, membebas tugaskan karyawan (buruh) industri atau memberlakukan sistem bergilir kerja yang ketat yang memenuhi Protokol Pencegahan Covid-19.

Untuk pemerintah desa, lima langkah yang dapat dilakukan, pertama, bentuk Satgas Pencegahan Covid-19 di tingkat Desa. Satgas ini berperan sebagai kontrol deteksi dini respon cepat keluar-masuk warga desa/orang luar desa, hubungan dengan luar desa, dan Pusat informasi Covid-19 bagi warga desa.

Kedua, melakukan koordinasi kerja sama dengan Puskesmas, Kecamatan, Polsek, Koramil (Satgas Covid-19 Kecamatan), Babinkamtibmas/Babinsa, Satgas Covid-19 Desa, dan Pemuda Desa dalam mengoptimalkan komunikasi informasi edukasi pencegahan penularan Covid-19 dan deteksi dini data laporan warga yang menunjukkan riwayat dan gejala Covid-19.

Ketiga, menyediakan rumah isolasi diri untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP); keempat, bangun dan efektifkan lumbung pangan desa. Lumbung ini berfungsi untuk mengumpulkan cadangan pangan, beras, telur, daging, dan bangun jejaring lumbung pangan desa dan antar desa; dan kelima, koordinasi dengan pemerintah dan pemerintah daerah terkait perkembangan Covid-19 di masing-masing desa.

Sementara itu, untuk civil society beberapa langkah yang bisa dilakukan, pertama, bantu desa dalam bentuk donasi kebutuhan pencegahan Covid-19, seperti: sabun cuci tangan/hand sanitizer, masker, desinfektan, dan lain-lain. Kedua, bantu desa dalam bentuk sedekah, infak dan atau sejenisnya untuk memenuhi kebutuhan kaum miskin desa selama pandemi Covid-19.

Ketiga, viralkan ke media sosial, kebutuhan-kebutuhan desa dalam pencegahan Covid-19; keempat, khusus perguruan tinggi, bantu desa untuk membangun sistem pendataan Covid-19; dan kelima, menyerukan melalui akun-akun media sosial pribadi untuk mengajak seluruh komponen anak bangsa untuk kerja bersama gotong royong membangun solidaritas cegah Covid-19 dari desa.

Terakhir untuk pelaku swasta/pengusaha, ada tiga langkah minimal yang dapat dilakukan, yakni, pertama, bangun konsorsium pengusaha/perusahaan untuk memproduksi secara massal dan masif kebutuhan pencegahan Covid-19, seperti: sabun cuci tangan /hand sanitizer, masker, disinfektan, dan lain-lain; kedua, gunakan potensi Coorperate Social Responsibility (CSR) untuk membantu operasional rumah isolasi diri di pedesaan; dan ketiga, membangun koordinasi dengan pemerintah, pemerintah desa, dan civil society untuk bersama-sama mencegah mewabahnya Covid-19.

Akhirnya kita sadar bahwa Covid-19 tidak bisa diperangi atau dimusnahkan. Tetapi hanya mampu dicegah agar tidak menjadi wabah. Dunia ini sudah pernah mengalami pandemi yang sama dan berhasil dilalui. Oleh karena itu, saya yakin bahwa kita bisa melaluinya dengan cara gotong royong.

Jika saja lapisan sosial menengah ke atas bisa melaksanakan himbauan pemerintah tentang social distancing, semua itu tidak lain karena mereka memiliki “saving”. Akan tetapi tidak untuk mereka yang berada di lapisan bawah pedesaan. Untuk itu, mari kita serukan solidaritas dari desa kita cegah Covid19! Wallahu’alam.

 

 

Penulis : SOFYAN SJAF

Sumber : https://geotimes.co.id/kolom/seruan-cegah-covid-19-dari-desa/

business
Kirim Komentar

Untuk artikel ini

person
stay_current_portrait
mail
chat

account_circle Aparatur Desa

share Sinergi Program

folder Arsip Artikel


insert_photo Album Galeri

assessment Statistik Desa

map Wilayah Desa

Alamat : Jl. Sumber Jaya RT 02
Desa : Sumber Jaya
Kecamatan : Kintap
Kabupaten : Tanah Laut
Kodepos : 70883
Telepon : 08115555781
Email : sumberjaya.sbbv@gmail.com

contacts Info Media Sosial

assessment Statistik Pengunjung

Hari ini:320
Kemarin:992
Total Pengunjung:1.576.553
Sistem Operasi:Unknown Platform
IP Address:44.192.114.32
Browser:Tidak ditemukan

message Komentar Terkini

  • person Parizal

    date_range 05 April 2022 12:09:07

    Mohon bantu contoh visi misi desa sumber jaya [...]
  • person Syarif H AB

    date_range 13 Maret 2022 16:10:44

    Utk Pahami kaitan Edukasi hukum utk desa [...]
  • person Herdin

    date_range 10 Februari 2022 13:13:43

    Terima Kasih Banyak, sangat membantu. Salam sehat dan [...]
  • person Abduloh

    date_range 27 November 2021 15:52:37

    Mohon info kisi kisi materi untuk pembuatan SPJ desa [...]
  • person Abduloh

    date_range 27 November 2021 15:51:01

    Mohon bantuanya untuk kisi kisi materi yg di butuhkan [...]
  • person IHWAN

    date_range 24 September 2021 03:34:19

    Bisa minta kirim Laporan Keterangan Penyelenggaraan [...]
  • person Muhammad Ibrahim Ashari

    date_range 22 September 2021 12:57:13

    PSHT JAYA [...]
  • person Sugeng Pramono

    date_range 18 Agustus 2021 20:53:20

    Cara bagaimana membuka link informasi desa Datar Lebuay, [...]
  • person Dadang

    date_range 02 Agustus 2021 22:32:00

    Kenapa blt tidak merata padahal saya blm mendapatkan [...]
  • person Rudi Hartono, A.Md.Pi (Sekdes Doloduo Dua)

    date_range 27 Juli 2021 12:10:40

    Terima kasih untuk perdes yang sudah di bagikan di [...]